Results for "Pinjaman"
Pinjaman Kartu Jamsostek untuk Memfasilitasi Rumah Tinggal
Bagi Anda yang memiliki kartu Jamsostek atau kini lebih dikenal dengan sebutan BPJS, ternyata kepesertaan Anda pada jaminan sosial tersebut bisa membantu dalam mendapatkan fasilitas pinjaman. Pinjaman uang dengan kartu Jamsostek ini bisa didapatkan dalam bentuk Pinjaman Uang Muka Perumahan atau PUMP yang programnya digelontorkan Pemerintah dalam rangka membantu memberi fasilitas dan kemudahan kepemilikan perumahan rakyat. Pemerintah melalui Jamsostek menjalin kerjasama dengan beberapa perusahaan perbankan nasional untuk dapat merealisasikan rencana tersebut.

Umumnya dana pinjaman ini diberikan untuk beberapa tujuan yang berhubungan dengan kebutuhan perumahan rakyat, di antaranya yaitu:

  • Pinjaman untuk membayar uang muka Kredit Perumahan Rakyat (KPR).
  • Dana segar yang digunakan untuk merenovasi rumah tinggal yang sudah dimiliki.
Bentuk pinjaman uang dengan kartu Jamsostek yang diberikan Bank-Bank Nasional yang memiliki layanan kredit perumahan rakyat ini, diberikan untuk para peserta Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan dengan besaran limit plafon hingga sekitar Rp. 50 juta dengan suku bunga pinjaman cukup ringan yang ditetapkan sebesar 6% per tahun. Masa pelunasan cicilan pun ditentukan dengan tenor yang panjang, mulai dari 5 tahun hingga 10 tahun. Tentunya hal ini sangat membantu masyarakat peserta Jamsostek untuk bisa meraih cita-cita memiliki rumah yang mungkin tidak mudah didapat bila tidak melalui fasilitas kredit tersebut.

Namun tentunya pihak perbankan nasional penyelenggara kredit tidak sembarangan dalam memberikan fasilitas kredit perumahan ini kepada para peserta Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan. Terdapat persyaratan umum yang harus dapat dipenuhi untuk bisa mengikuti program kredit perumahan ini. Untuk memberikan informasi secara rinci kepada Anda para peserta Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan tentang ketentuan untuk bisa mengambil produk kredit perumahan ini, berikut ini adalah beberapa ketentuan umum yang harus bisa Anda penuhi, yaitu di antaranya:

  • Peserta Jamsostek pemohon pinjaman adalah seorang WNI.
  • Pemohon berusia minimal 21 tahun atau sudah berstatus menikah.
  • Saat masa lunas kredit, pemohon berusia tidak lebih dari 65 tahun.
  • Pemohon kredit sudah menjadi anggota Jamsostek atau BPJS Ketenagakerjaan selama 5 tahun.
  • Status pemohon masih terdaftar sebagai karyawan di perusahaan, yang bisa dibuktikan dengan surat keterangan dari perusahaan dimaksud.
  • Pemohon memiliki pendapatan tetap maksimal sebesar Rp. 5 juta per bulan.
  • Selama ini pemohon belum memiliki rumah tinggal dan belum pernah mendapatkan fasilitas kredit perumahan atau PUMP dari pihak lain.
Selain itu, berikut ini adalah persyaratan pendukung yang wajib disiapkan oleh pemohon saat mengajukan kredit kepemilikan rumah, yaitu:

  1. Menyiapkan surat pernyataan dilengkapi materai yang menyatakan bahwa pemohon belum mempunyai rumah tinggal sendiri.
  2. Memiliki surat rekomendasi dari perusahaan yang menjadi penanggung jawab kepengurusan PUMP yang menyatakan jika pemohon adalah benar masih berstatus karyawan di perusahaan.
  3. Menyiapkan surat pernyataan pribadi yang menyatakan kesediaan pemotongan gaji oleh pihak Jamsostek atau BPJS.
  4. Menyiapkan berkas dan data perumahan yang telah bersepakat dengan pihak perusahaan sebagai pihak pengembang yang membangun rumah untuk karyawan pemohon.
  5. Berkas dan dokumen pribadi pemohon seperti fotokopi KTP, KK dan berkas lain sesuai ketentuan pihak bank.
Meskipun salah satu syarat pinjaman uang dengan kartu Jamsostek untuk PUMP ini adalah memiliki besaran penghasilan maksimal sebesar Rp. 5 juta, namun pemohon dengan pendapatan di atas itu pun tetap bisa mengajukan pinjaman dana tunai yang ditujukan untuk perbaikan atau renovasi rumah dan sejenisnya dengan batas maksimum pendapatan yang ditetapkan hingga maksimal Rp. 15 juta.

Lutfi Permatasari Rabu, 08 Maret 2017
Solusi Pinjaman Uang Tanpa Jaminan Proses Cepat


pinjaman uang tanpa jaminan



Saat ini harga berbagai kebutuhan melonjak dengan tajam. Mulai dari kebutuhan sehari-hari seperti kebutuhan pokok untuk makan, kebutuhan sekolah, kebutuhan pembangunan bangunan, hingga harga bahan bakar transportasi mengalami kenaikan yang sangat signifikan. Namun kenaikan-kenaikan tersebut terkadang belum diimbangi dengan naiknya jumlah penghasilan ataupun bila sudah ada kenaikan dalam jumlah penghasilan, jumlahnya masih belum dapat memenuhi semua kebutuhan. Akan semakin buruk keadaannya jika tiba-tiba And mengalami keadaan yang darurat dimana keadaan tersebut memerlukan biaya seperti jika ada anggota keluarga yang sakit, atau harus melakukan renovasi rumah segera. Diperlukan sumber dana lain yang dapat diandalkan, salah satunya mungkin ada di beberapa solusi pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat di bawah ini.

Meminjam uang pastinya akan terfikirkan oleh Anda ketika mengalami kesulitan pengadaan dana padahal ada kebutuhan darurat yang mendesak dan harus dipenuhi. Namun perkara meminjam uang juga tidak mudah karena kebanyakan instansi keuangan akan meminta jaminan sebagai agunan pinjaman dana yang Anda lakukan. Bila Anda sedang berada di posisi yang tidak memiliki agunan untuk dijaminkan, maka opsi meminjam uang dengan jaminan tentu akan mustahil bagi Anda.

Namun saat ini sudah ada beberapa lembaga keuangan komersil maupun non komersil yang dapat Anda manfaatkan untuk meminjam uang karena mereka menggunakan sistem pinjaman tanpa jaminan. Beberapa diantaranya bahkan mungkin ada di sekitar Anda tanpa Anda menyadarinya. Lalu apa saja solusi-solusi pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat tersebut? Ini dia beberapa solusinya:

  1. Perkumpulan tetangga
Jika Anda bertempat tinggal di sebuah perkampungan atau perumahan yang di dalamnya sering mengadakan perkumpulan, tak jarang di organisasi tersebut ada simpan pinjam yang dikelola oleh warga anggota. Anda dapat memanfaatkan pinjaman melalui perkumpulan tersebut dengan masa pengembalian tertentu. Biasanya perkumpulan warga akan menetapkan bunga atau biaya administrasi yang jauh lebih sedikit dibanding meminjam di lembaga keuangan besar. Namun tentu saja ada kekurangan bila Anda meminjam di sini yaitu kerahasiaan Anda tidak terjamin dan besaran pinjaman terbatas pada jumlah dana tabungan anggota. Lama pencairan biasanya sangat cepat tergantung ada atau tidaknya dana.

  1. Organisasi kemasyarakatan
Ada beberapa organisasi kemasyarakatan yang saat ini sudah dibentuk pemerintah sebagai lembaga keuangan non komersil untuk membantu masyarakat menengah kebawah yang mungkin memerlukan bantuan dana. Organisasi tersebut diantaranya adalah BKM yang mengurusi pendanaan kegiatan kemasyarakatan terutama untuk kebutuhan permodalan. Jika Anda memerlukan dana untuk keperluan modal dalam membiayai kegiatan usaha Anda dengan jumlah nominal hingga Rp. 3.000.000 maka organisasi kemasyarakatan mungkin dapat membantu Anda. Namun tentu saja ada persyaratan yang harus Anda penuhi misalnya surat keterangan dari RT dan RW. Lama pencairan antara satu minggu atau 5 hari kerja.

  1. Pinjaman online
Cara yang satu ini kini sedang marak dimanfaatkan terutama oleh masyarakat yang paham teknologi. Cukup banyak situs web yang kini dapat memberi solusi pinjaman dana tanpa melakukan survey ke rumah-rumah. Pengajuan hanya dilakukan lewat internet dengan cara melengkapi data diri Anda. Besar pinjaman cukup bervariasi hingga Rp. 5.000.000. Namun umumnya pinjaman secara online memberikan periode pengembalian pendek yaitu maksimal 30 hari.

Itulah beberapa solusi pinjaman uang tanpa jaminan proses cepat yang dapat Anda manfaatkan jika Anda memerlukan sumber dana yang lain untuk memenuhi kebutuhan mendesak keluarga Anda. Bijaklah dalam memilih solusi mana yang paling tepat untuk Anda dan jangan lupa untuk melakukan pembayaran dengan disiplin.

Lutfi Permatasari Minggu, 05 Maret 2017
4 Persyaratan Pinjaman Uang Tunai Tanpa Jaminan di Koperasi
Pinjaman Koperasi

Keberadaan produk pinjaman uang tunai tanpa jaminan di koperasi tentu bisa dijadikan salah satu pilihan untuk mengurus masalah keuangan. Semua orang tanpa pengecualian tentu akan pernah memiliki pengalaman dengan masalah keuangan yang tiba-tiba kritis. Kondisi ini lumrah ditemui dan memang perlu diakali agar ke depannya kejadian serupa tidak kembali terulang. Jika kebutuhan uang tunai begitu mendesak maka bisa mengajukan pinjaman, namun pastikan diajukan di sumber pendanaan yang tepat.

Pertimbangkan Meminjam Uang di Koperasi

Koperasi menjadi satu diantara sekian tempat yang bisa dituju untuk memperoleh dana pinjaman, kabar baiknya tersedia pula produk KTA. Yakni pinjaman yang tidak memiliki jaminan dan koperasi menawarkan produk ini dengan kelebihan menarik. Kelebihan tersebut adalah:

·       Persyaratan permohonan pinjaman yang lebih mudah jika dibandingkan dengan sumber pinjaman lainnya, termasuk di bank.
·       Suku bunga yang rendah dan beberapa koperasi menetapkan aturan bagi hasil sehingga beban pembayaran pinjaman lebih ringan.
·       Pengembalian yang bisa disesuaikan dengan kemampuan ekonomi.

Persyaratan yang Harus Dilengkapi

Pengajuan pinjaman di koperasi juga terdapat persyaratan khusus yang tentunya sangat wajib untuk dilengkapi. Persyaratan ini nantinya akan menjadi bahan pertimbangan sekaligus data di kantor koperasi supaya bisa mendata riwayat pinjaman. Kemudian menghitung sisa angsuran yang belum dibayarkan, jadi intinya persyaratan yang sudah ditetapkan ini sangat wajib untuk dipenuhi. Terutama jika memang menghendaki dana pinjaman dari pihak koperasi sampai di kantong pribadi, maka aturan yang ditetapkan sangat wajib untuk diikuti.

Agar lebih mudah sekaligus cepat dalam mendapatkan pinjaman uang tunai tanpa jaminan di koperasi maka lengkapi beberapa persyaratan berikut ini:

1.       Awali dengan mendaftarkan diri sebagai anggota,
Simpanan dan pinjaman di koperasi memang secara khusus digunakan untuk kepentingan anggotanya, sehingga muncul hubungan mutualisme. Tidak ada pihak yang diuntungkan maupun dirugikan sebab disamaratakan, sehingga sebelum pinjaman diajukan pastikan mendaftar sebagai anggota baru menuju proses selanjutnya.

2.       Membuat proposal pinjaman dan mengajukannya,
Baiknya sejak awal mengutarakan maksud untuk mengajukan pinjaman sehingga akan diarahkan oleh petugas koperasi yang bersangkutan. Umumnya setelah terdaftar sebagai anggota koperasi yang diwajibkan melakukan setor tunai sejumlah uang. Maka akan diwajibkan menyusun proposal, isinya tentu saja mengenai tujuan dari pengajuan pinjaman. Pihak koperasi yang berwenang nantinya akan menimbang proposal tersebut, baru kemudian memberikan persetujuan, selanjutnya bisa melangkah kepada persyaratan selanjutnya.

3.       Menyerahkan dokumen data diri,
Koperasi juga mewajibkan anggotanya yang mengajukan permohonan pinjaman untuk menyerahkan beberapa dokumen. Mulai dari kartu identitas, bisa berupa KTP atau SIM dan beberapa kartu identitas yang masih berlaku lainnya. selain itu juga menyerahkan KK, dan khusus untuk pasangan suami istri maka diwajibkan menyerahkan fotocopy KTP keduanya. Setiap koperasi menawarkan sistem dan dokumen persyaratan berbeda-beda, detailnya bisa ditanyakan langsung kepada petugas supaya tidak terjadi mis komunikasi.

4.       Mengisi formulir khusus pengajuan pinjaman yang disediakan,
Selanjutnya adalah mengisi formulir yang berisi permohonan pengajuan pinjaman, isi data di lembar formulir umumnya data lengkap. Sehingga bisa diisikan sesuai dengan di lapangan supaya tidak terjadi kesalahpahaman selama masa proses aplikasi pinjaman tersebut. Apabila menjumpai beberapa point pertanyaan di lembar formulir yang belum dipahami maka bisa menanyakannya kepada petugas, jadi jangan sisi secara asal. Sebab semua data yang diminta tentu ada maksud dan tujuannya sehingga pinjaman uang tunai tanpa jaminan di koperasi bisa didapatkan.


Budi Hermawan Rabu, 01 Maret 2017