Most Recent

Jenis Produk Selain Kartu Kredit Bank DBS yang Dimilki DBS
produk kartu kredit bank dbs

Kartu kredit mempunyai banyak sekali kelebihan yang bisa didapatkan. Seperti dapat untuk digunakan sebagai alat transaksi keuangan yang lebih praktis dan juga mudah daripada menggunakan uang tunai. Selain itu bisa mendapatkan berbagai keuntungan yang diperoleh seperti mendapatkan cicilan dengan bunga ringan hingga 0 persen. Mendapatkan poin yang bisa ditukar dengan hadiah yang ditawarkan oleh bank. Selain itu ada banyak kelebihan lainnya yang bisa didapatkan untuk memudahkan masyarakat. Bank DBS mempunyai banyak produk yang ditawarkan kepada masyarakat selain kartu kredit Bank DBS ada banyak produk lain yang ditawarkan. 

Jenis Produk Bank DBS

  1. Perbankan

Adalah program pertama yang ditawarkan selain kartu kredit bank DBS ini. Ada banyak sekali tabungan yang bisa dipilih oleh masyarakat dari Bank DBS ini. Beberapa jenis tabungan yang bisa dipilih salah satunya tabungan RMB atau RenMinBi adalah tabungan yang menerima mata uang resmi dari RRC. Selain itu juga bisa untuk menabung dengan mata uang kode CNH.
kta dbs

Beberapa jenis Produk Bank DBS lainnya seperti:

·     Reguler current account adalah jenis rekening giro yang dapat untuk menerima banyak mata uang yaitu rupiah, Dollar Amerika, Yen, Dollar Singapura.
·        Reguler saving account merupakan tabungan biasa dengan bunga yang bertingkat.
·        Rekening giro maxi bisa untuk tabungan bisnis.
·        Saving account plus merupakan jenis tabungan bunga tingkat relatif tinggi.
·     Current account plus merupakan rekening giro yang bisa untuk mendapatkan suku bunga yang bertingkat.
·      Deposito berjangka adalah jenis dana bisa untuk rekening deposito berjangka.

  1. Investasi

Adalah jenis investasi yang bisa dipilih oleh nasabah Bank DBS ini. Beberapa jenis asset allocation yang bisa dipilih adalah sebagai berikut ini:

·        Defensive portofolio adalah jenis yang dapat untuk meminimalisir resiko yang minimal.
·    Conservative portfolio adalah jenis modal yang dapat untuk diinvestasikan yang juga mempunyai exposure yang minimal.
·     Balanced portfolio adalah jenis investasi yang bisa untuk dapat untuk resiko dan juga keuntungan yang berimbang.
·      Growth portfolio adalah jenis yang bisa untuk meningkatkan kekayaan dengan exposure yang aman terhadap faktor resiko investasi yang kita lakukan.
·     Aggressive portfolio adalah jenis investasi yang dapat untuk memaksimalkan potensi investasi pertumbuhan dengan resiko yang minimal.

  1. Pinjaman KTA Bank DBS

Adalah jenis produk yang memberikan kredit untuk masyarakat dengan beberapa tipe yang dipilih. Beberapa jenis kredit yang disediakan oleh Bank DBS adalah seperti berikut ini:

·        Kredit DBS Home Loan adalah jenis kredit yang memberikan pinjaman dana untuk digunakan untuk membeli dan mendapatkan rumah impian. Pinjaman rumah ini bisa dipilih oleh masyarakat yang menginginkan menempati rumah sendiri dan cocok untuk karyawan yang mapan atau pasangan baru menikah.
·        DBS KTA adalah kredit tanpa jaminan dari bank DBS ini.
·        Pinjaman dengan jaminan ini akan mendapatkan pinjaman apabila menyerahkan jaminan kepada pihak bank.
  1. Proteksi

Adalah jenis asuransi yang bisa untuk mendapatkan jenis proteksi untuk keluarga dan individu. Beberapa proteksi yang bisa didapatkan adalah asuransi jiwa dan juga asuransi kesehatan. Jenis asuransi jiwa yang bisa dipilih adalah Endowment savings plans, ada juga Whole life, dan juga unit linked plans. Beberapa asuransi jiwa tersebut bisa untuk didapatkan oleh nasabah bank DBS ini. Selain itu asuransi juga bisa didapatkan untuk produk lainnya seperti kartu kredit bank DBS dan produk lainnya. Oleh karena itulah Anda bisa untuk memilih DBS ketika ingin melakukan berbagai layanan keuangan.

aturduit Selasa, 01 Agustus 2017
Penghasilan Minimum untuk Membuat Kartu Kredit Standard Chartered


Kartu kredit adalah kartu yang bisa digunakan untuk berbagai kebutuhan baik belanja, transaksi, dan juga transaksi lainnya. Kartu kredit ini seperti kartu debit yang diterbitkan oleh bank tetapi mempunyai perbedaan yang mendasar yaitu uang yang ada di dalamnya. Apabila jenis kartu debit uang yang ada di dalamnya adalah uang nasabah sendiri dari hasil tabungan. Sedangkan untuk jenis kartu kredit uang yang ada di dalamnya dan digunakan untuk transaksi adalah uang bank. Dimana untuk pembayaran utang tersebut akan dibayarkan pada setiap awal bulan. Berbagai bank menawarkan kartu kredit untuk dibuat dan dimiliki nasabahnya termasuk juga bank Standard Chartered yang mempunyai banyak pilihan kartu kredit. Untuk setiap kartu kredit Standard Chartered tersebut mempunyai syarat dan ketentuan sendiri untuk mendapatkannya.

Untuk syarat dan ketentuan yang biasanya ada untuk membuat kartu kredit termasuk di Bank Standard Chartered ini adalah memenuhi batas usia minimal. Banyak bank yang memberlakukan batas usia untuk membuat kartu kredit adalah 21 tahun dan untuk kartu utama 17 tahun. Selain itu ada syarat umumnya lainnya yang harus dipenuhi yaitu dengan memenuhi penghasilan minimum untuk dapat membuat kartu kredit. Syarat ini berlaku karena bank mengharapkan dengan adanya bukti slip untuk penghasilan yang dihasilkan oleh calon pemilik kartu kredit tersebut yang memenuhi kriteria maka tidak akan ada cerita kredit macet. Diharapkan dengan adanya batas penghasilan minimum tersebut tagihan kartu kredit akan selalu bisa dibayar. Baca Juga: Ini Dia Perubahan Tarif BPJS Kesehatan Berdasarkan Kelasnya

Jenis Kartu Kredit Standard Chartered 

Dengan penghasilan minimum tersebut, memang membuktikan tidak semua orang dapat membuat kartu kredit selain mereka yang telah memenuhi syarat. Hal tersebut bukan hanya berlaku untuk Bank Standard Chartered tetapi juga untuk bank lainnya. Untuk syarat penghasilan minimum ini Bank Standard Chartered mempunyai kebijakan yang berbeda-beda tergantung dari jenis kartu kreditnya. Beberapa jenis kartu kredit Standard Chartered dan penghasilan minimum untuk mendapatkannya adalah:

  1. Kartu kredit Standard Chartered Visa Platinum

Merupakan jenis kartu kredit pertama dari Standard Chartered yang cocok untuk pecinta kuliner, belanja, dan juga film. Dimana kartu ini mempunyai banyak fitur yang ditawarkan dari mendapatkan poin reward 3 kali, mendapatkan hadiah setiap akhir pekan ketika membeli tiket The Premiere tertentu, mendapatkan diskon setiap tanggal 15, hingga mendapatkan diskon di Blibli.com sebanyak 7 persen. Untuk penghasilan minimum membuat kartu ini adalah sebesar 12 juta rupiah.
  1. MasterCard Wordmiles

Merupakan kartu kredit kedua yang bisa dipilih untuk para pecinta petualangan. Jenis kartu ini dapat digunakan untuk nasabah yang ingin mewujudkan mimpi berkeliling dunia karena sangat cocok untuk digunakan dan menjadi teman ketika berpetualang jauh. Untuk jenis kartu kredit MasterCard Wordmiles ini sendiri nasabah setidaknya harus mempunyai penghasilan yang tinggi dengan limit yang bisa didapatkan lebih dari 50 juta rupiah. Baca Juga: 5 Kiat Cari Pinjaman Uang Tanpa Jaminan dan Bermanfaat
  1. MasterCard Titanium

Adalah jenis selanjutnya yang mempunyai banyak keuntungan dengan penghasilan minimal nya adalah 5 juta rupiah. Jenis ini mempunyai penghasilan paling rendah diantara lainnya tetapi mempunyai fasilitas yang tidak kalah dibandingkan jenis kartu kredit lain dari Standard Chartered. Jenis kartu ini akan mempunyai banyak cashback dan keistimewaan yang lain.
  1. MasterCard Platinum

Adalah pilihan kartu kredit Standard Chartered yang terakhir dengan penghasilan minimumnya sebesar 12 juta rupiah. Jenis kartu kredit ini bisa digunakan untuk berbelanja dan melakukan transaksi di berbagai toko yang ada di seluruh dunia. Sehingga cocok untuk yang hobi shopping barang baik di Indonesia maupun di luar negeri.

aturduit Jumat, 28 Juli 2017
Inilah Cara Membuat Paspor Elektronik Serta Persyaratannya
Inilah Cara Membuat Paspor Elektronik Serta Persyaratannya
Paspor Elektronik

Apabila Anda adalah seorang petualang sejati, maka pasti paspor merupakan benda yang sangat wajib untuk dimiliki. Dengan modal paspor ini, maka Anda bisa berpetualang ke seluruh belahan dunia lainnya sehingga mendapatkan pengalaman dan kepuasan tersendiri. Namun paspor yang saat ini banyak dimiliki masyarakat umumnya adalah paspor biasa, padahal kini sudah ada paspor elektronik atau e-paspor.

Berbeda halnya dengan paspor biasa yang bisa dibuat di kantor imigrasi di daerah terdekat, e-paspor ini hanya bisa dibuat di beberapa kantor imigrasi diantaranya DKI Jakarta, Batam dan Surabaya. Fungsi dari e-paspor ini juga sama dengan paspor biasa yaitu untuk bisa menerangkan identitas bagus pemiliknya terutama untuk perjalanan ke negara yang berbeda. Untuk saat ini di Indonesia terdapat 3 jenis paspor yang banyak dipakai yaitu paspor biasa dengan 24 halaman, paspor biasa dengan 48 halaman dan e-paspor.


Pada dasarnya, e-paspor ini memiliki bentuk yang hampir sama dengan paspor pada umumnya. Namun perbedaan yang signifikan adalah pada chip yang dipasang pada bagian depan yang berisi data biometrik pemiliknya sehingga e-paspor ini akan sulit untuk bisa dipalsukan. Data biometrik ini berisi data wajah, sidik jari, dan data pendukung lainnya. Selain itu, pemilik e-paspor ini juga bisa bebas visa untuk masuk ke negara Jepang, namun untuk pemilik paspor biasa harus mengajukan visa terlebih dulu.

Inilah beberapa tahapan dalam pembuatan paspor elektronik:

  1. Persiapkan syarat
Ada beberapa syarat yang harus dibawa ketika membawa e-paspor, diantaranya:

·         KTP dan Kartu Keluarga.
·         Ijazah atau akta kelahiran.
·         Surat rekomendasi dari perusahaan tempat bekerja jika Anda bukan berasal dari wilayah kantor imigrasi pembuatan paspor tersebut yang dibubuhi tanda tangan dan stempel perusahaan.
·         Lembar pernyataan paspor baru yang telah bermaterai di koperasi kantor imigrasi dan membayar uang Rp 7.500.

  1. Datang lebih awal
Usahakan untuk bisa datang dengan lebih awal ke kantor imigrasi tujuan Anda. Kantor imigrasi ini biasanya sangat ramai dan sesak oleh banyak orang sehingga ada baiknya mendatangi kantor dengan lebih awal sehingga bisa mendapat nomor antrian terdepan. Sebelumnya, jangan lupa untuk membawa alat tulis sendiri untuk berjaga-jaga jika ada pengisian dokumen dan lainnya.


  1. Menerima arahan dari petugas
Setelah kantor imigrasi buka, nantinya akan ada petugas yang memberi arahan untuk para pendaftarnya. Petugas tersebut nantinya akan mengurutkan barisan lalu memberi pengarahan terkait dokumen kelengkapan yang perlu dimiliki. Setelah itu, Anda harus menunggu panggilan sesuai nomor antriannya.

  1. Wawancara dan ambil foto
Seperti pembuatan paspor biasa, Anda juga perlu wawancara dan sesi pengambilan foto. Cukup jawab dengan mantap dan apa adanya sehingga permohonan paspor bisa diterima.

  1. Membayar ke bank BNI
Setelah semua prosesnya selesai, selanjutnya bayar biaya pembuatan paspor ke bank BNI lalu simpan bukti pembayarannya. Untuk biaya pembayarannya adalah RP 655.000 dengan jangka waktu 5 tahun.

  1. Pengambilan
Setelah semua tahapan tersebut dilalui, lalu Anda bisa mengambil paspor yang sudah jadi. Biasanya e-paspor akan jadi dalam 4 hari kerja setelah membayar di bank. Siapkan bukti pembayaran untuk diserahkan kepada petugas nantinya.

Itulah tahapan dalam pembuatan paspor elektronik. Kini setelah Anda tahu tahapannya, maka pastikan untuk memiliki e-paspor ini sehingga bisa memudahkan perjalanan Anda ke luar negeri nantinya.


Rizal Gunawan Selasa, 18 Juli 2017